ANALISIS PERAN KERJA GANDA PADA TOKOH UTAMA FILM HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS

Published: Apr 27, 2026

Abstract:

This research examines the dual role of the main female character, Alina Suhita, in the Indonesian drama film "Hati Suhita" (2023) by Khilma Anis, with a Marxist feminist approach. Alina is depicted as a strong woman who carries out her domestic role as a wife and public role as a prospective Islamic boarding school leader, in the midst of a loveless marriage. Analysis using Karl Marx's theory and Marxist feminism highlights how patriarchy and capitalism produce gender-based choices, especially women's double workload between the domestic and public spheres. Qualitative descriptive methods using textual observation techniques and film scene documentation are used. The results show that Alina takes care of her husband, in-laws and housework and is active as a teacher and Islamic boarding school supervisor. Findings confirm dual work as a form of gender subordination and social pressure. Alina's contribution to the public sphere reflects the intellectual and social capacity that strengthens solidarity in the Islamic boarding school environment. This study provides important literature regarding gender equality and women's challenges in patriarchal structures and capitalism through representational films, emphasizing double work as a manifestation of gender inequality that needs to be criticized culturally and socially.

Penelitian ini mengkaji peran kerja ganda tokoh perempuan utama, Alina Suhita, dalam film drama Indonesia “Hati Suhita” (2023) karya Khilma Anis, dengan pendekatan feminisme Marxis. Alina digambarkan sebagai perempuan tangguh yang menjalankan peran domestik sebagai istri dan peran publik sebagai calon pemimpin pesantren, di tengah pernikahan tanpa cinta. Analisis menggunakan teori Karl Marx dan feminisme Marxis menyoroti bagaimana patriarki dan kapitalisme, khususnya beban kerja ganda perempuan antara ranah domestik dan publik. Metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi tekstual dan dokumentasi adegan film digunakan. Hasil menunjukkan Alina mengurus suami, mertua, dan pekerjaan rumah serta aktif sebagai guru dan pembina pesantren. Temuan menegaskan kerja ganda sebagai bentuk subordinasi gender dan tekanan sosial. Kontribusi Alina dalam ruang publik mencerminkan kapasitas intelektual dan sosial yang memperkuat solidaritas di lingkungan pesantren. Studi ini memberikan literasi penting terkait kesetaraan gender dan tantangan perempuan dalam struktur patriarki dan kapitalisme melalui representasi film, menegaskan kerja ganda sebagai manifestasi ketidaksetaraan gender yang perlu dikritisi secara budaya dan sosial.

Keywords:
1. Marxist Feminism
2. Suhita's Heart
3. Film
4. Dual Work Role
Authors:
1 . Anjani Yolan Maulida
2 . Ari Kartini
3 . Winka Naida
How to Cite
Maulida, A. Y., Kartini, A., & Naida, W. (2026). ANALISIS PERAN KERJA GANDA PADA TOKOH UTAMA FILM HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 460–466. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1377

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Astutik, S. A. F., & Hikam, A. I. (2025). Analisis Tokoh Suhita Pada Novel Hati Suhita: Kajian Feminisme Marxis. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 3(2), 230-246. DOI: https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i2.1934

    Alfathoni, M. A. M., & Manesah, D. (2020). Pengantar teori film. Deepublish.

    Dhewy, A. (2022, 11 28). Feminisme Marxis, Melucuti Sistem Kapitalisme Untuk Pembebasan Perempuan. Retrieved from www.konde.co: https://www.konde.co/2022/11/edisi-khusus-feminisme-feminisme-marxis-melucuti-sistem-kapitalisme-untuk-pembebasan-perempuan/

    Eliya, I., Lida, U. M., Nurpadillah, V., Rachman, A. K., & Nuthihar, R. (2024). Intertekstualitas dalam Novel “Hati Suhita” Karya Khilma Anis. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 13(1), 60-72.

    Fadlan. (2024, July 22). Mengenal Feminisme Marxis. Mubadalah.id. https://mubadalah.id/mengenal-feminisme-marxisme/

    Fappin, K. (2025, 5 27). Pengertian Aliran Feminisme : Liberal, Islam, Marxis Dan Contohnya. Retrieved from www.fappin.com: https://www.fappin.com/pengertian-aliran-feminisme-liberal-islam-marxis-dan-contohnya/

    Gumpita, R. N. S. (2018). Stereotipe terhadap peran ganda perempuan sebagai sebuah “kewajiban” (Analisis terhadap film “Hijab” karya Hanung Bramantyo) (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

    Gayatri, I. H. (2014). Mencari Jejak Feminisme dalam Marx. http://indoprogress.com/2014/02/mencari-jejak-feminisme-dalam-marx/

    Hidayati, N. (2015). Beban ganda perempuan bekerja (antara domestik dan publik). Muwazah, 7(1), 108-119. DOI: https://doi.org/10.28918/muwazah.v7i1.9032

    Larasati, A. R. (2024). Feminisme Marxis dan Ketimpangan Gender. Prosiding Semnalisa, 1-7.

    Nurhayati, N., Samad, S., & Susant, P. A. (2024). Representasi Feminisme Dalam Film Hati Suhita (Analisis Semiotika John Fiske). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(13), 803-809. DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.12842402

    Narosita, A. N., & Saidah, Z. (2025). Analisis Peran Perempuan Dalam Perspektif Islam Pada Film Hati Suhita. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4), 8183-8194. DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20969

    Maisarah, M. (2024). Pengertian karya sastra film. Universitas Malikussaleh, 1-5.

    Monalisa, M. (2023). Pengertian karya sastra. UPGRIPNK, 1-19.

    Mudjiono, Y. (2011). Kajian Semiotika dalam film. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 125-138. DOI: https://doi.org/10.15642/jik.2011.1.1.125-138

    Pipit ApriliaSusant, S. S. (2024). Representasi feminisme dalam film Hati Suhita. Jurnal.Peneliti.net, 285-290. https://doi.org/10.5281/zenodo.12643570

    Purba, A. (2010). Pengantar Ilmu Sastra. USUpress.

    Padmasari, L. O., Dewi, N., & Nugraha, S. T. (2025). Perlawanan terhadap diskriminasi perempuan dalam novel Cantik Itu Luka: Kajian feminisme Marxis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 1520-1538. DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5609

    Retnani, S. D. (2017). Feminisme dalam perkembangan aliran pemikiran dan hukum di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA, 1(1), 95-109. DOI: https://doi.org/10.24246/alethea.vol1.no1.p95-109

    Sugiyono, S. (2019). Metode penelitian pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif, dan Kombinasi R&D). CV. Alfabeta.

    Susanto, D. (2016). Pengantar kajian sastra. Media Pressindo.

    Wardany, I. E., Nisak, R. Z., Khoiriyah, S. A., & Lestari, E. D. (2024). Peran tokoh perempuan pada film Hati Suhita (The role of female characters in the movie Hati Suhita). Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya (JBSP), 14(2), 335-346. http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v14i2.19369

    Widyaningrum, A., & Hartarini, Y. M. (2023). Pengantar Ilmu Sastra. Penerbit NEM.

    Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83-91. DOI: https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641.

  1. Astutik, S. A. F., & Hikam, A. I. (2025). Analisis Tokoh Suhita Pada Novel Hati Suhita: Kajian Feminisme Marxis. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 3(2), 230-246. DOI: https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i2.1934
  2. Alfathoni, M. A. M., & Manesah, D. (2020). Pengantar teori film. Deepublish.
  3. Dhewy, A. (2022, 11 28). Feminisme Marxis, Melucuti Sistem Kapitalisme Untuk Pembebasan Perempuan. Retrieved from www.konde.co: https://www.konde.co/2022/11/edisi-khusus-feminisme-feminisme-marxis-melucuti-sistem-kapitalisme-untuk-pembebasan-perempuan/
  4. Eliya, I., Lida, U. M., Nurpadillah, V., Rachman, A. K., & Nuthihar, R. (2024). Intertekstualitas dalam Novel “Hati Suhita” Karya Khilma Anis. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 13(1), 60-72.
  5. Fadlan. (2024, July 22). Mengenal Feminisme Marxis. Mubadalah.id. https://mubadalah.id/mengenal-feminisme-marxisme/
  6. Fappin, K. (2025, 5 27). Pengertian Aliran Feminisme : Liberal, Islam, Marxis Dan Contohnya. Retrieved from www.fappin.com: https://www.fappin.com/pengertian-aliran-feminisme-liberal-islam-marxis-dan-contohnya/
  7. Gumpita, R. N. S. (2018). Stereotipe terhadap peran ganda perempuan sebagai sebuah “kewajiban” (Analisis terhadap film “Hijab” karya Hanung Bramantyo) (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).
  8. Gayatri, I. H. (2014). Mencari Jejak Feminisme dalam Marx. http://indoprogress.com/2014/02/mencari-jejak-feminisme-dalam-marx/
  9. Hidayati, N. (2015). Beban ganda perempuan bekerja (antara domestik dan publik). Muwazah, 7(1), 108-119. DOI: https://doi.org/10.28918/muwazah.v7i1.9032
  10. Larasati, A. R. (2024). Feminisme Marxis dan Ketimpangan Gender. Prosiding Semnalisa, 1-7.
  11. Nurhayati, N., Samad, S., & Susant, P. A. (2024). Representasi Feminisme Dalam Film Hati Suhita (Analisis Semiotika John Fiske). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(13), 803-809. DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.12842402
  12. Narosita, A. N., & Saidah, Z. (2025). Analisis Peran Perempuan Dalam Perspektif Islam Pada Film Hati Suhita. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4), 8183-8194. DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20969
  13. Maisarah, M. (2024). Pengertian karya sastra film. Universitas Malikussaleh, 1-5.
  14. Monalisa, M. (2023). Pengertian karya sastra. UPGRIPNK, 1-19.
  15. Mudjiono, Y. (2011). Kajian Semiotika dalam film. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 125-138. DOI: https://doi.org/10.15642/jik.2011.1.1.125-138
  16. Pipit ApriliaSusant, S. S. (2024). Representasi feminisme dalam film Hati Suhita. Jurnal.Peneliti.net, 285-290. https://doi.org/10.5281/zenodo.12643570
  17. Purba, A. (2010). Pengantar Ilmu Sastra. USUpress.
  18. Padmasari, L. O., Dewi, N., & Nugraha, S. T. (2025). Perlawanan terhadap diskriminasi perempuan dalam novel Cantik Itu Luka: Kajian feminisme Marxis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 1520-1538. DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5609
  19. Retnani, S. D. (2017). Feminisme dalam perkembangan aliran pemikiran dan hukum di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA, 1(1), 95-109. DOI: https://doi.org/10.24246/alethea.vol1.no1.p95-109
  20. Sugiyono, S. (2019). Metode penelitian pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif, dan Kombinasi R&D). CV. Alfabeta.
  21. Susanto, D. (2016). Pengantar kajian sastra. Media Pressindo.
  22. Wardany, I. E., Nisak, R. Z., Khoiriyah, S. A., & Lestari, E. D. (2024). Peran tokoh perempuan pada film Hati Suhita (The role of female characters in the movie Hati Suhita). Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya (JBSP), 14(2), 335-346. http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v14i2.19369
  23. Widyaningrum, A., & Hartarini, Y. M. (2023). Pengantar Ilmu Sastra. Penerbit NEM.
  24. Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83-91. DOI: https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641.