Penelitian ini menganalisis evolusi model kepemimpinan dari pendekatan berbasis sifat menuju paradigma kepemimpinan modern yang lebih adaptif dan kolaboratif. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan memahami perubahan model kepemimpinan yang dipengaruhi dinamika organisasi, perkembangan sosial, dan meningkatnya kompleksitas lingkungan kerja. Tujuan penelitian adalah memetakan perkembangan konsep kepemimpinan serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi efektivitas pemimpin pada berbagai periode. Metode yang digunakan adalah analisis pustaka dengan menelaah Model Sifat, Model Perilaku, teori Situasional dan Kontingensi, kepemimpinan transformasional dan transaksional, hingga model kontemporer seperti kepemimpinan otentik dan servant leadership. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran dari model statis menuju pendekatan dinamis yang menekankan fleksibilitas perilaku, kemampuan adaptasi, kecerdasan emosional, dan penguatan hubungan antarindividu. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan modern tidak lagi bertumpu pada sifat bawaan semata, tetapi pada kemampuan memahami konteks, mengelola perubahan, dan memberdayakan anggota organisasi.