PENGUATAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI ERA KURIKULUM MERDEKA SMP

Published: Apr 26, 2026

Abstract:

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang berkaitan dengan minat baca siswa di era Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah ceramah , pemodelan, dan diskusi. Kegiatan dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan GLS melalui kegiatan perpustakaan sekolah, literasi rutin, dan pemanfaatan media digital dapat meningkatkan minat baca siswa. Siswa menjadi lebih antusias, terlibat aktif, dan memiliki kebiasaan membaca yang lebih baik. Penguatan GLS terbukti efektif dalam mendukung tujuan Kurikulum Merdeka dan membentuk budaya literasi di sekolah.

This community service program aims to increase the effectiveness of strengthening the School Literacy Movement (GLS) related to student reading interest in the Merdeka Curriculum era. The methods used were lectures, modeling, and discussions. Activities were conducted through observation, questionnaires, and documentation. The results of the community service program indicate that implementing GLS through school library activities, routine literacy activities, and the use of digital media can increase student reading interest. Students become more enthusiastic, actively involved, and develop better reading habits. Strengthening GLS has proven effective in supporting the goals of the Merdeka Curriculum and fostering a culture of literacy in schools.

Keywords:
1. school literacy
2. reading interest
Authors:
1 . I Wayan Ardi Sumarta
2 . Siti Samhati
3 . Mulyanto Widodo
4 . Rahmat Prayogi
5 . Siska Meirita
6 . Sandika Ali
7 . Andriansyah
How to Cite
Sumarta, I. W. A. ., Samhati, S., Widodo, M., Prayogi, R., Meirita, S., Ali, S., & Andriansyah. (2026). PENGUATAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA DI ERA KURIKULUM MERDEKA SMP. Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 173–179. https://doi.org/10.23960/ela.v5i1.2134
References

    Agustina, E., & Moh Zayyadi. (2023). Kemampuan literasi numerasi siswa di sekolah inklusi. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(1), 15–20.

    Ainia, D. K. (2020). Merdeka Belajar Dalam Pandangan Ki Hadjar Dewantara Dan Relevansinya Bagi Pengembangan Pendidikan Karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95–101.

    Antasari, I. W. (2017). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Tahap Pembiasaan di MI Muhammadiyah Gandatapa Sumbang Banyumas Indah. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 16(1), 24–25.

    Fatmawati Pamungkas, A., Prayitno, H. J., Purnomo, E., Rahmah, M. A., Hastuti, W., Penulis, K., & Pamungkas, A. F. (n.d.). Peningkatan Literasi dan Numerasi pada Kurikulum Merdeka melalui Program Kampus Mengajar bagi Siswa Sekolah Dasar. https://doi.org/10.56972/jikm.v3i2. 143.

    Fitroh, I., Rosidi, M. I., & Juniarti, G. (2024). Sosialisasi Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di SMP Negeri 2 Gorontalo. Communnity Development Journal, 5(1), 2468– 2473.

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2016). Buku Saku Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2018). Laporan Kajian Bahan Kebijakan Teknis Literasi Nasional Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2019). Desain Induk Gerakan literasi Sekolah (2nd ed.). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Munandar, A. (2017). Prosiding Seminar Nasional Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia denganTema "Membangun Generasi Berkarakter Melalui Pembelajaran Inovatif. Aula Handayani IKIP Mataram, 130–143.

    Nahdiyah, U., Zamroji, N., & Fauzan, Abd. C. (2023). Pendampingan Kegiatan Literasi dalam Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Doko. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 109–114.

    Patriana, W. D., Sutama, S., & Wulandari, M. D. (2021). Pembudayaan Literasi Numerasi untuk Asesmen Kompetensi Minimum dalam Kegiatan Kurikuler pada Sekolah Dasar Muhammadiyah. Jurnal Basicedu, 5(5).

    Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.

    Satriawan, W., Santika, I. D., Naim, A., Tarbiyah, F., Raya, B., Selatan, L., Timur, L., Bakoman, A., & Panggung, P. (2021). Guru Penggerak Dan Transformasi Sekolah. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam Volume, 11(1), 1–12.

    Tarmidzi, T., & Astuti, W. (2020). Pengaruh Kegiatan Literasi Terhadap Minat Baca Siswa di Sekolah Dasar. Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar, 3(1), 40.

    Ulinniam, Hidayat, Barlian, U. C., & Iriantara, Y. (2021). Penerapan Kurikulum Revisi 2013 Di Masa Pandem Pada SMK IBS Tathmainul Qullub Indramayu. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 118–126.

  1. Agustina, E., & Moh Zayyadi. (2023). Kemampuan literasi numerasi siswa di sekolah inklusi. Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(1), 15–20.
  2. Ainia, D. K. (2020). Merdeka Belajar Dalam Pandangan Ki Hadjar Dewantara Dan Relevansinya Bagi Pengembangan Pendidikan Karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95–101.
  3. Antasari, I. W. (2017). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Tahap Pembiasaan di MI Muhammadiyah Gandatapa Sumbang Banyumas Indah. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 16(1), 24–25.
  4. Fatmawati Pamungkas, A., Prayitno, H. J., Purnomo, E., Rahmah, M. A., Hastuti, W., Penulis, K., & Pamungkas, A. F. (n.d.). Peningkatan Literasi dan Numerasi pada Kurikulum Merdeka melalui Program Kampus Mengajar bagi Siswa Sekolah Dasar. https://doi.org/10.56972/jikm.v3i2. 143.
  5. Fitroh, I., Rosidi, M. I., & Juniarti, G. (2024). Sosialisasi Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di SMP Negeri 2 Gorontalo. Communnity Development Journal, 5(1), 2468– 2473.
  6. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2016). Buku Saku Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  7. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2018). Laporan Kajian Bahan Kebijakan Teknis Literasi Nasional Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  8. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2019). Desain Induk Gerakan literasi Sekolah (2nd ed.). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  9. Munandar, A. (2017). Prosiding Seminar Nasional Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia denganTema "Membangun Generasi Berkarakter Melalui Pembelajaran Inovatif. Aula Handayani IKIP Mataram, 130–143.
  10. Nahdiyah, U., Zamroji, N., & Fauzan, Abd. C. (2023). Pendampingan Kegiatan Literasi dalam Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Doko. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 109–114.
  11. Patriana, W. D., Sutama, S., & Wulandari, M. D. (2021). Pembudayaan Literasi Numerasi untuk Asesmen Kompetensi Minimum dalam Kegiatan Kurikuler pada Sekolah Dasar Muhammadiyah. Jurnal Basicedu, 5(5).
  12. Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.
  13. Satriawan, W., Santika, I. D., Naim, A., Tarbiyah, F., Raya, B., Selatan, L., Timur, L., Bakoman, A., & Panggung, P. (2021). Guru Penggerak Dan Transformasi Sekolah. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam Volume, 11(1), 1–12.
  14. Tarmidzi, T., & Astuti, W. (2020). Pengaruh Kegiatan Literasi Terhadap Minat Baca Siswa di Sekolah Dasar. Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar, 3(1), 40.
  15. Ulinniam, Hidayat, Barlian, U. C., & Iriantara, Y. (2021). Penerapan Kurikulum Revisi 2013 Di Masa Pandem Pada SMK IBS Tathmainul Qullub Indramayu. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 118–126.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2