PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA DAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA BAGI ANAK PANTI ASUHAN HARAPAN BARU BANDAR LAMPUNG SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA
Abstract:
This community service program aims to strengthen Pancasila values and improve Indonesian language skills among children at Harapan Baru Orphanage in Bandar Lampung as an effort to foster national character development. The program was implemented through educational activities, training, and mentoring that included understanding Pancasila values, practicing polite communication, developing public speaking skills, and engaging in reading and writing literacy activities. The participants were orphanage children at elementary and secondary education levels. The results showed an increase in participants’ understanding of Pancasila values, such as tolerance, mutual cooperation, responsibility, and patriotism. In addition, the participants’ Indonesian language skills improved, particularly in the proper use of the language, the ability to express opinions, and self-confidence in communication. This program made a positive contribution to shaping a young generation with strong moral values, national insight, and language skills that support their social interactions and educational development in the future.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia bagi anak-anak Panti Asuhan Harapan Baru Bandar Lampung sebagai upaya pembentukan karakter bangsa. Program dilaksanakan melalui metode edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang mencakup pemahaman nilai-nilai Pancasila, praktik komunikasi santun, keterampilan berbicara di depan umum, serta kegiatan literasi membaca dan menulis. Peserta kegiatan adalah anak-anak panti asuhan yang berada pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai Pancasila, seperti sikap toleransi, gotong royong, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air. Selain itu, kemampuan berbahasa Indonesia peserta juga mengalami peningkatan, terutama dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar, kemampuan menyampaikan pendapat, serta kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan memiliki keterampilan berbahasa yang mendukung kehidupan sosial serta pendidikan mereka di masa depan.
Alwi, H. (2010). Bahasa Indonesia: Kedudukan dan fungsi. Pusat Bahasa.
Anshori, I. (2022). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran berbasis digital di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.20527/kwn.v12i1.1234
Arifin, Z. (2021). Evaluasi kurikulum pendidikan karakter di era merdeka belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(3), 210–222.
Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Asmani, J. M. (2018). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah. Diva Press.
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024. Bappenas.
Budimansyah, D. (2020). Penguatan pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa. Widya Aksara Press.
Dewantara, J. A., & Setiadi, G. W. (2020). Peran pendidikan Pancasila di era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 11(2), 150–165.
Dikti. (2017). Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
Fadhil, M., & Hidayat, A. (2023). Strategi guru dalam mengatasi tantangan degradasi moral siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 112–125. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i2.5432
Gunawan, H. (2022). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.
Haidar, S. (2018). Model pendidikan karakter berbasis nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 57–70.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek.
Keraf, G. (2014). Komposisi: Sebuah pengantar kemahiran bahasa. Nusa Indah.
Lestari, P. (2020). Implementasi nilai-nilai moral Pancasila melalui pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 5(2), 75–84.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2019). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
Nafiah, U., & Supardi, S. (2022). Peran lingkungan sekolah dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(4), 140–148.
Nata, A. (2018). Pendidikan karakter Islam di era milenial. Rajawali Pers.
Nurani, F., & Hartono, R. (2024). Analisis efektivitas literasi digital terhadap pemahaman wawasan kebangsaan generasi muda. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13(1), 15–28.
Prasetyo, B. (2021). Kebijakan pembangunan pendidikan nasional: Peluang dan tantangan pascapandemi. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 10(2), 98–110.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (2019). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud.
Rahayu, A. S. (2023). Pendidikan Kewarganegaraan: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Bumi Aksara.
Rohman, M. (2020). Desain kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 5(1), 32–45.
Samani, M., & Hariyanto, H. (2017). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Santoso, G. (2023). Pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pendidikan Pancasila. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(2), 310–321. https://doi.org/10.23887/jpi.v12i2.6789
Sudjana, N. (2019). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2021). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. Remaja Rosdakarya.
Trahati, M. R. (2015). Implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan di Sekolah Dasar Negeri Tritih Wetan 05 Jeruklegi Cilacap. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(4), 235–248.
Wibowo, A. (2017). Pendidikan karakter di sekolah: Strategi membangun karakter di era global. Pustaka Pelajar.
Zubaedi. (2015). Desain pendidikan karakter: Konsep dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.
- Alwi, H. (2010). Bahasa Indonesia: Kedudukan dan fungsi. Pusat Bahasa.
- Anshori, I. (2022). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran berbasis digital di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.20527/kwn.v12i1.1234
- Arifin, Z. (2021). Evaluasi kurikulum pendidikan karakter di era merdeka belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(3), 210–222.
- Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
- Asmani, J. M. (2018). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah. Diva Press.
- Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024. Bappenas.
- Budimansyah, D. (2020). Penguatan pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa. Widya Aksara Press.
- Dewantara, J. A., & Setiadi, G. W. (2020). Peran pendidikan Pancasila di era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 11(2), 150–165.
- Dikti. (2017). Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
- Fadhil, M., & Hidayat, A. (2023). Strategi guru dalam mengatasi tantangan degradasi moral siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 112–125. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i2.5432
- Gunawan, H. (2022). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.
- Haidar, S. (2018). Model pendidikan karakter berbasis nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 57–70.
- Kemendikbudristek. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek.
- Keraf, G. (2014). Komposisi: Sebuah pengantar kemahiran bahasa. Nusa Indah.
- Lestari, P. (2020). Implementasi nilai-nilai moral Pancasila melalui pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 5(2), 75–84.
- Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
- Mulyasa, E. (2019). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
- Nafiah, U., & Supardi, S. (2022). Peran lingkungan sekolah dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(4), 140–148.
- Nata, A. (2018). Pendidikan karakter Islam di era milenial. Rajawali Pers.
- Nurani, F., & Hartono, R. (2024). Analisis efektivitas literasi digital terhadap pemahaman wawasan kebangsaan generasi muda. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13(1), 15–28.
- Prasetyo, B. (2021). Kebijakan pembangunan pendidikan nasional: Peluang dan tantangan pascapandemi. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 10(2), 98–110.
- Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. (2019). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud.
- Rahayu, A. S. (2023). Pendidikan Kewarganegaraan: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Bumi Aksara.
- Rohman, M. (2020). Desain kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 5(1), 32–45.
- Samani, M., & Hariyanto, H. (2017). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
- Santoso, G. (2023). Pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pendidikan Pancasila. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(2), 310–321. https://doi.org/10.23887/jpi.v12i2.6789
- Sudjana, N. (2019). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
- Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2021). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. Remaja Rosdakarya.
- Trahati, M. R. (2015). Implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan di Sekolah Dasar Negeri Tritih Wetan 05 Jeruklegi Cilacap. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(4), 235–248.
- Wibowo, A. (2017). Pendidikan karakter di sekolah: Strategi membangun karakter di era global. Pustaka Pelajar.
- Zubaedi. (2015). Desain pendidikan karakter: Konsep dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.
Most read articles by the same author(s)
- Iqbal Hilal, Munaris Munaris, Rahmat Prayogi, Heru Prasetyo, PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY BAGI GURU BAHASA LAMPUNG SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN VISUALISASI TIGA DIMENSI SISWA TERHADAP AKSARA LAMPUNG , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 3 No. 2 (2024): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- I Wayan Ardi Sumarta, Mulyanto Widodo, Nurlaksana Eko Rusminto, Rahmat Prayogi, PENINGKATAN PERFORMA GURU DALAM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN TINDAK TUTUR DI SMK 2 MEI BANDAR LAMPUNG , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 3 No. 2 (2024): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Siti Samhati, Munaris Munaris, Muhammad Fuad, Rahmat Prayogi, PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN MANAJEMEN REFERENSI BAGI GURU SMA DI BANDAR LAMPUNG , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 1 No. 1 (2022): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Ade Imelda Frimayanti, Mulyanto Widodo, Joni Putra, Siti Romlah, PELATIHAN PUBLIC SPEAKING MELALUI KEGIATAN MUHADHARAH PADA SISWA DI ASRAMA KELAS KHUSUS MTs NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 1 No. 2 (2022): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Rahmat Prayogi, Munaris Munaris, Siti Samhati, Sudirman Husin, PELATIHAN PENULISAN SURAT DINAS BAGI GURU TK PEMBINA KOTABUMI , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 2 No. 1 (2023): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Joan Siswoyo, Sudirman Husin, Rahmat Prayogi, MINAT SISWA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 2 No. 1 (2023): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- I Wayan Ardi Sumarta, Rahmat Prayogi, Muharsyam Dwi Anantama, PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA MELALUI PEMAHAMAN RANAH KESANTUNAN SEBAGAI UPAYA MENGHINDARI KEJAHATAN BERBAHASA , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 2 No. 1 (2023): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Siti Samhati, Muhammad Fuad, Mulyanto Widodo, Sumarti Sumarti, Iraliya Ningsih, Shalsa Amarasuli, PENGEMBANGAN MODUL DAN LKPD BAGI GURU-GURU SD/SMP/SMA SEDERAJAT DI KABUPATEN PRINGSEWU , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 2 No. 2 (2023): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Sandika Ali, Munaris, Marzius Insani, Siska Meirita, M. Ramdhan Fathin Al Farabi, Mei Fatmila Sari, Andriansyah, Septia Uswatun Hasanah, Detia Aulia Oktarina, PELATIHAN STORYNOMICS TOURISM BERBASIS BUDAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS BAGI MULI MEKHANAI , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 4 No. 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Ayu Setiyo Putri, Heru Prasetyo, Muhammad Ramdhan Fathin Al Farabi, Andriansyah, Mei Fatmila Sari, Sandika Ali, PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR DIGITAL DAN PEMANFAATAN PLATFORM PEMBELAJARAN DI ERA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU SMK YAPEMA GADINGREJO PRINGSEWU , Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Vol. 5 No. 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
