GAYA BAHASA PERBANDINGAN PADA NOVEL DI KAKI BUKIT CIBALAK KARYA AHMAD TOHARI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

Diterbitkan: Apr 27, 2025

Abstrak:

Masalah yang diteliti adalah bagaimana penggunaan jenis gaya bahasa perbandingan pada novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan pada novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari dan mendeskripsikan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deksriptif. Sumber data penelitian ini adalah novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari dan data berupa kata, frasa, klausa, atau kalimat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik baca catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 macam gaya bahasa perbandingan dalam novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari dengan 108 data. Dari data-data tersebut, majas yang paling banyak ditemukan secara berturut-turut adalah antisipasi, personifikasi, metafora, pleonasme/tautologi antitesis, perumpamaan, perifrasis, koreksi, dan depersonifikasi. Hasil penelitian ini dapat dikaitkan dalam alur tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia yang berbasis Kurikulum Merdeka Fase F kelas XII.

The problem studied is how the use of comparative language styles in the novel Di Kaki Bukit Cibalak by Ahmad Tohari and its implications for Indonesian language learning in high school. This study aims to describe the comparative language styles in the novel Di Kaki Bukit Cibalak by Ahmad Tohari and describe its implications in Indonesian language learning in high school. The study was conducted using a qualitative approach and descriptive method. The data source of this study is the novel Di Kaki Bukit Cibalak by Ahmad Tohari and the data are in the form of words, phrases, clauses, or sentences. The data collection technique in this study was carried out using the reading and note-taking technique. The data analysis technique used in this study is qualitative descriptive analysis. The results of the study show that there are 9 types of comparative language styles in the novel Di Kaki Bukit Cibalak by Ahmad Tohari with 108 data. From these data, the most frequently found figures of speech are anticipation, personification, metaphor, pleonasm/antithesis tautology, simile, periphrasis, correction, and depersonification. The results of this study can be linked to the flow of Indonesian language learning objectives based on the Independent Curriculum Phase F for grade XII.

Penulis:
1 . Heru Prasetyo
2 . Ayu Setiyo Putri
3 . Maikel Hidayatullah
Cara Mengutip
Prasetyo, H., Putri, A. S., & Hidayatullah, M. (2025). GAYA BAHASA PERBANDINGAN PADA NOVEL DI KAKI BUKIT CIBALAK KARYA AHMAD TOHARI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 502–511. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1989

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
Referensi

    Agustina, E. S. (2023). Paradigma Pembelajaran Bahasa Indoensia dalam Kurikulum Merdeka. Seminar Nasional Literasi Prodi PBSI FPBS UPGRIS, Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) XLV 2023, 888–907.

    Hudhana, W. D., dan Mulasih. (2019). Metode Penelitian Sastra: Teori dan Aplikasi. Temanggung: Desa Pustaka Indonesia.

    Kasmi, H. (2020). Kajian Majas Pada Artikel Juernalisme Warga Serambi Indonesia. Jurnal Metamorfosa, 8, 219.

    https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v8i2.1121

    Keraf, G. (2006). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

    Muhtadin, M., Berlista, R., dan Oktavia, D. (2019). Gaya Bahasa Novel Tanah Surga Merah Karya Arafat Nur dan Komet Karya Tere Liye. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP), 134–149. https://doi.org/10.31539/kibasp.v3i1.905

    Nababan, V. D., Diman, P., dan Cuesdeyeni, P. (2021). Gaya Bahasa Perbandingan dalam Novel Garis Waktu Karya Fiersa Besari. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 67–78. https://doi.org/10.37304/enggang.v2i1.2857.

    Nabilah, V. Z., Mulyono, T., dan Anwar, S. (2021). Gaya Bahasa Perulangan dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v2i2.3622.

    Nurgiyantoro, B. (2017). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.

    Nurgiyantoro, B. (2022). Stilistika. Gadjah Mada University Press.

    Prasetyo, H., Putri, A. S., dan Husna, S. A. (2021). Analisis Gaya Bahasa Puisi Sumpah Abadi Karya Dee Lestari (Kajian Stilistika). Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya), 52-58. http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i2.202107

    Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Penerbit Angkasa.

    Rianti, R., dan Pradyta, S. (2023). Analisis Majas Perbandingan dalam Novel Sepasang Yang Melawan (2) Karya Jazuli Imam. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 471-484. https://doi.org/10.37304/enggang.v4i1.12096.

    Salim, dan Haidir. (2019). Penelitian Pendidikan: Metode, Pendekatan, dan Jenis. Jakarta: Kencana.

    Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RD. Bandung: Alfabeta.

    Umaya, M. N., dan Harjito. (2017). Penelitian Pembelajaran Sastra. Semarang: Universitas PGRI Semarang Press.

  1. Agustina, E. S. (2023). Paradigma Pembelajaran Bahasa Indoensia dalam Kurikulum Merdeka. Seminar Nasional Literasi Prodi PBSI FPBS UPGRIS, Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) XLV 2023, 888–907.
  2. Hudhana, W. D., dan Mulasih. (2019). Metode Penelitian Sastra: Teori dan Aplikasi. Temanggung: Desa Pustaka Indonesia.
  3. Kasmi, H. (2020). Kajian Majas Pada Artikel Juernalisme Warga Serambi Indonesia. Jurnal Metamorfosa, 8, 219.
  4. https://doi.org/10.46244/metamorfosa.v8i2.1121
  5. Keraf, G. (2006). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  6. Muhtadin, M., Berlista, R., dan Oktavia, D. (2019). Gaya Bahasa Novel Tanah Surga Merah Karya Arafat Nur dan Komet Karya Tere Liye. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP), 134–149. https://doi.org/10.31539/kibasp.v3i1.905
  7. Nababan, V. D., Diman, P., dan Cuesdeyeni, P. (2021). Gaya Bahasa Perbandingan dalam Novel Garis Waktu Karya Fiersa Besari. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 67–78. https://doi.org/10.37304/enggang.v2i1.2857.
  8. Nabilah, V. Z., Mulyono, T., dan Anwar, S. (2021). Gaya Bahasa Perulangan dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v2i2.3622.
  9. Nurgiyantoro, B. (2017). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.
  10. Nurgiyantoro, B. (2022). Stilistika. Gadjah Mada University Press.
  11. Prasetyo, H., Putri, A. S., dan Husna, S. A. (2021). Analisis Gaya Bahasa Puisi Sumpah Abadi Karya Dee Lestari (Kajian Stilistika). Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya), 52-58. http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i2.202107
  12. Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Penerbit Angkasa.
  13. Rianti, R., dan Pradyta, S. (2023). Analisis Majas Perbandingan dalam Novel Sepasang Yang Melawan (2) Karya Jazuli Imam. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 471-484. https://doi.org/10.37304/enggang.v4i1.12096.
  14. Salim, dan Haidir. (2019). Penelitian Pendidikan: Metode, Pendekatan, dan Jenis. Jakarta: Kencana.
  15. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RD. Bandung: Alfabeta.
  16. Umaya, M. N., dan Harjito. (2017). Penelitian Pembelajaran Sastra. Semarang: Universitas PGRI Semarang Press.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>