Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Education, Language, and Art (ELA) merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi dalam mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan, bahasa, dan seni. Education, Language, and Art (ELA) diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung. Education, Language, and Art (ELA) ter... Readmore

Education, Language, and Art (ELA) merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi dalam mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan, bahasa, dan seni. Education, Language, and Art (ELA) diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung. Education, Language, and Art (ELA) terbit dua kali setahun yaitu Bulan April/Mei dan September/Oktober.

E-ISSN: 2830-5205

Readmore
Published
2022-09-30

Articles

PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Modul Pembelajaran merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh suatu lembaga atau instansi pendidikan. Just Speak Indonesia, merupakan lembaga pendidikan Bahasa Inggris yang memiliki tutor berpotensi, namun masih kekurangan dalam hal pembuatan modul berbasis kearifan lokal. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan para guru di Just Speak Indonesia untuk dapat memroduksi modul Bahasa Inggris dengan menyisipkan elemen budaya lokal. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan pada bulan Agustus lalu, dan melibatkan para tutor Bahasa Inggris di Just Speak Indonesia untuk dapat membuat modul Bahasa Inggris dengan elemen kearifan lokal.   Learning Module is a very important thing to be owned by an institution or educational institution. Just Speak Indonesia, is an English educational institution that has potential tutors, but still lacks in making modules based on local wisdom. This training activity aims to develop the skills of teachers at Just Speak Indonesia to be able to produce English modules by inserting elements of local culture. This activity lasted for one month last August, and involved English tutors at Just Speak Indonesia to be able to make English modules with elements of local wisdom.

PELATIHAN PENYUSUNAN MATERI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS WEB PUSAT PPK KEMDIKBUD BAGI GURU-GURU SMA YP UNILA BANDAR LAMPUNG

Kegiatan pelatihan penyusunan materi penguatan pendidikan karakter berbasis WEB Pusat PPK Kemdibud bagi guru-guru SMA YP Unila ini bertujuan untuk mengembangkan profesionalisme para guru SMA YP Unila  dalam hal penguatan pendidikan karakter (PPK). Pelatihan ini akan menerapkan model penemuan atau discovery learning dan problem base learning, yakni semua peserta aktif menemukan konten atau materi PPK dalam web Pusata PPK Kemendikbud RI serta menyelesaikan permasalahan karakter negatif peserta didik dengan materi-materi dari web tersebut.  Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah  ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan penyelesaian masalah berupa penugasan. Tempat pelatihan dilaksanakan di SMA Yayasan Pembina Universitas Lampung. Jumlah peserta pelatihan ini ditargetkan sebanyak 25 orang yang terdiri atas para guru semua mata pelajaran yang ada di SMA YP Unila. Indikator keberhasilan proses meliputi, keaktifan, kerja sama, dan tanggung jawab yang dinilai melalui pengamatan atau observasi. Penilaian unjuk kerja dilakukan ketika peserta secara  berkelompok mempresentasikan hasil berselancar dalam web Pusat PPK, meliputi konten/materi penguatan pendidikan karakter, portal praktik baik, serta metode pembentukan karakter tersebut.   This training activity for the preparation of material for strengthening character education based on the WEB Center of the Ministry of Education and Culture for YP Unila High School teachers aims to develop the professionalism of YP Unila High School teachers in terms of strengthening character education (PPK). This training will apply a discovery learning model and problem base learning, where all participants actively find KDP content or material on the Ministry of Education and Culture's PPK Center web and solve students' negative character problems with materials from the web. The methods used in this training are lectures, questions and answers, discussions, demonstrations, and problem solving in the form of assignments. The training venue was held at the Pembina Foundation Senior High School, University of Lampung. The number of participants for this training is targeted at 25 people consisting of teachers of all subjects at SMA YP Unila. The indicators of the success of the process include activeness, cooperation, and responsibility which are assessed through observation or observation. Performance assessment is carried out when participants in groups present the results of surfing the KDP Center web, including content/materials for strengthening character education, good practice portals, and methods of character building.

PELATIHAN PUBLIC SPEAKING MELALUI KEGIATAN MUHADHARAH PADA SISWA DI ASRAMA KELAS KHUSUS MTs NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG

Madrasah merupakan salah satu wadah yang diharapkan mampu mencetak generasi-generasi dengan kemampuan public speaking yang baik. Untuk melatih public speaking sangat banyak metode yang bisa dilakukan, diantaranya seperti metode yang dilakukan Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung yaitu dengan menggunakan ektrakulikuler muhadharah. Masalah yang dihadapi oleh sebagian besar siswa baru di Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung adalah siswa masih kesulitan dalam berbicara dengan baik di depan umum. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi siswa Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung tersebut, pelatihan dan pembinaan secara terus menerus merupakan langkah yang perlu dilakukan dalam meningkatkan kemampuan public speaking siswa melalui kegiatan muhadharah. Melalui pelatihan public speaking dengan kegiatan muhadharah, diharapkan siswa di Asrama Kelas Khusus MTs Negeri 1 Bandar Lampung dapat memahami tentang seni berbicara, pemahaman materi, demam panggung, penguasaan panggung dan pemahaman terhadap audiens.   Madrasah is one of the forums that is expected to produce generations with good public speaking skills. There are many methods that can be used to train public speaking, such as the method used by the Special Class Dormitory of MTs Negeri 1 Bandar Lampung, namely through the use of extracurricular Muhadharah. The problem faced by most new students in MT's Negeri 1 Bandar Lampung special class dormitory is that the students still struggle to speak well in public. Based on the problems faced by the students of the special class dormitory at MT's Negeri 1 Bandar Lampung, continuous training and coaching is a step that must be taken to improve students' public speaking skills through Muhadharah activities. Through the public speaking training with muhadharah activities, it is hoped that the students in MT's Negeri 1 Bandar Lampung's special class dormitory will be able to understand the art of speaking, understanding of material, stage fright, mastery of the stage and understanding of the audience.

PELATIHAN METODOLOGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BAGI GURU-GURU PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KOTA METRO KABUPATEN KOTA METRO

Pada dasarnya sebagian besar guru-guru penidikaan jasmani Sekolah Dasar Kota Metro kabupaten Kota Metro belum memahami dengan sungguh-sungguh pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar, termasuk pola dasar pembelajaran, metode pembelajaran dan pengembangan pembeljaran pendidikan jasmani yang berbasis karakter, serta pelaksanaan penyusunan RPP pendidikan jasmani. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kota Metro pada tanggal 27­29 Agustus 2016 dengan sasaran peserta pelatihan sebanyak 26 orang, yang terdiri dari guru-guru pendidikan jasmani Sekolah Dasar dan penilik TK/SD. Metode penelitian yang di gunakan antar lain adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, pelatihan dalam kelompok. Berdasarkan hasil evaluasi yang di lakukan ternyata secara umum terdapat peningkatan kemampuan dari para peserta kegiatan pelatihan ini. Dan diharapkan hasil penelitian ini dapat di tularkan atau di sebar luaskan oleh peserta kepada teman-teman sejawatnya yang lain yang belum sempat mengikuti kegiatan latihan seperti ini.   Basically, most of the physical education teachers in Elementary Schools in Metro cities, Metro cities, have not really understood physical education learning in Elementary Schools, including basic learning patterns, learning methods and developing character-based physical education learning, as well as implementing the preparation of educational lesson plans. physical. To improve the ability of Elementary School Physical Education teachers in this Metro city, the This training activity was carried out at the Metro City Public Elementary School on 27-29 August 2016 with a target of 26 training participants, consisting of elementary school physical education teachers and TK/SD supervisors. The research methods used include lectures, question and answer, discussions, training in groups. Based on the results of the evaluation carried out, it turned out that in general there was an increase in the ability of the participants of this training activity. And it is hoped that the results of this research can be transmitted or disseminated by the participants to their other colleagues who have not had time to participate in such training activities.

PEMBERDAYAAN DAKWAH BERBASIS DIGITAL: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN KONTEN KREATIF BAGI SANTRI MAJELIS AHBABUL MUSTOFA KREJENGAN, PROBOLINGGO

Di era digital, media sosial menjadi instrumen penting dalam dakwah, namun banyak santri masih memiliki keterbatasan dalam keterampilan pembuatan konten digital. Program ini bertujuan untuk memberdayakan santri Majelis Ahbabul Mustofa Krejengan, Probolinggo, melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan konten kreatif berbasis YouTube. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap: (1) Persiapan, mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, dan penyediaan fasilitas; (2) Pelaksanaan, meliputi pelatihan teori dan praktik desain grafis, editing video menggunakan KineMaster, serta strategi manajemen konten digital; (3) Evaluasi, melalui analisis kualitas video yang dihasilkan. Pelatihan berlangsung 1–30 Januari 2022, dengan dua sesi per hari. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan santri dalam produksi dan pengelolaan konten digital. Program ini berpotensi menjadi model bagi pesantren lain dalam mengadopsi teknologi digital untuk dakwah.   In the digital era, social media has become an important instrument in preaching, but many students still have limited digital content creation skills. This program aims to empower students of the Ahbabul Mustofa Krejengan Assembly, Probolinggo, through training and mentoring in creating creative content based on YouTube. The method used consists of three stages: (1) Preparation, including identification of needs, preparation of materials, and provision of facilities; (2) Implementation, including training in graphic design theory and practice, video editing using KineMaster, and digital content management strategies; (3) Evaluation, through analysis of the quality of the videos produced. The training took place from January 1–30, 2022, with two sessions per day. The results of the program showed a significant increase in the skills of students in producing and managing digital content. This program has the potential to be a model for other Islamic boarding schools in adopting digital technology for preaching.

PENGUATAN KOMPETENSI PROFESI GURU BAHASA INGGRIS TINGKAT SMP DI BANDAR LAMPUNG DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

Kegiatan Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru Bahasa Inggris di tingkat SMP tentang Kurikulum Merdeka Belajar secara umum, kemampuan merancang pembelajaran sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka Belajar, dan merancang asesmen pembelajaran bahasa Inggris yang selaras dengan Kurikulum Merdeka Belajar.  Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan yang dilakukan secara tatap muka dan daring yang diikuti oleh 40 orang guru Bahasa Inggris tingkat SMP di Bandar Lampung. Hasil Pelatihan menunjukkan bahwa 95% peserta berpartisipasi aktif dalam diskusi dan presentasi hasil perancangan modul ajar yang dilaksanakan secara daring. Semua peserta sudah paham konsep KMB terkait pembelajaran Bahasa Inggris di SMP. Hal ini juga sesuai dengan hasil kinerja peserta dalam merancang Modul Ajar. 75% peserta sudah dapat merancang pembelajaran dengan baik dimana peserta sudah dapat menetukan tujuan pembelajaran, materi dan media ajar bebasis teknologi, proses pembelajaran dan asesmen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.   This training aims at improving the Junior High School English teachers’ knowledge about the nature of Kurikulum Merdeka Belajar (KMB), increasing their ability in designing the lesson plan including assessment which are based on the demand of KMB. The training was conducted both in Face to Face in form of workshop and Online discussion and presentation. There were 40 Junior High School English teachers   from Bandar Lampung involved in this training. The results of the training indicates that 95% of English teachers actively participated in the discussion and presentation. All of them already understood the concept of KMB and its implementation in Teaching English in Junior High School (SMP). In addition, 75% of English teachers who joined in this activity could design the lesson plans well in which all of them could determine the learning outcomes, learning materials and media which were based on Technology, active learning process and appropriate assessment based on the learning goals stated in Curriculum.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA PRANCIS BAGI PEMANDU WISATA PEMULA

Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan atau wawasan kepada para siswa SMK Negeri 3 Bandarlampung tentang bagaimana menjadi penamdu wisata yang baik dan professional dalam bahasa Prancis. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah, tanya jawab, dan praktik., Pada awalnya para peserta pelatihan menyimak penjelasan yang diberikan oleh narasumber dengan seksama dan antusias dengan dibantu media power point yang ditampilkan melalui LCD. Kemudian para peserta pelatihan diberikan waktu untuk berpraktik memerankan atau menjadi pemandu wisata di dalam kelompok mereka masing-asing. Setelah itu mereka diberikan waktu untuk bertanya kepada nara sumber tentang materi yang kurang jelas, kemudian nara sumber menjawab semua pertanyaan tersebut. Dalam kegiatan ini diberikan pre- test dan post-test untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan para peserta sebelum dan sesudah pelatihan diberikan. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah para siswa kelas X SMK Negeri 3 Bandarlampung yang telah belajar bahasa Prancis melalui program muatan peminatan kejuruan pada kurikulum di sekolah SMK, sebanyak 32 rang. Tempat pelatihan dilaksanakan di SMK N 3 Bandarlampung ,Jalan ut Mutia, Gulak Galik, kecamatan Teluk Betung Utara 35212 Bandarlampung. Adapun pelatihannya d ilaksanakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 15 sampai dengan 7 Juni 2022. Hasil Pre- test dan Post-Tes menunjukkan adanya kemajuan, diperoleh nilai rata- rata Pre-Test 21,5 dan Post-est 61,9375. Hal itu menunjukkan ada peningkatan 40,4375 point. Harapan dari kegiatan ini adalah para siswa SMK Negeri 3 Bandarlampung dapat memahami dan mengerti bagaimana menjadi pemandu wisata yang baik dan professional sesuai dengan kriteria standar yang diinginkan.   The aim that want to be raiche in this activity is to give knowledge and conception to the students of SMK N 3 Bandarlampung about how to be professional and good guide touristique in French. The method use in this training is lecture method, question answer method and practice. The participants of training hear the explanation that given from the resource person accurately and enthusiasly, helping by power point media, reflected by LCD. Then the participants of training are given the time to practice to be a guide, play role, such as guide in their group. After that they are given the time to ask to resource person about the subject not enough clearly. And then the resource person respond all of that questions. In this activity is given Pre-Test and Post–Test to know how the knowledge of participant before and after training. The objectif of this public service is the students grade x of SMKN 3 Bandarlampung that studying French language in vocational program on SMK Curriculum, they are 32 persons. The place of public service is realized in SMK N 3 Bandarlamung on jl. Cut Mutia, Gulak Galik, kecamatan Teluk Betung Utara 35212 Bandarlampung. The public service is realized during 3 days 15 until 17 june 2022. The result of the Pre-Test and Post-Test describe there is a progress. The average of Pre- Test 2,5 and Post- Test 61,9375. That case indicate the there is a raise of note 4,4375 point. While hoping for this activity is the student SMKN 3 BDL can understand and know how to be a good and professional guide accordance criteria standart that wants to be.  

PELATIHAN GAMOLAN BAGI GURU SMP/M.TS-SMA/MA/SMK SE-KABUPATEN TANGGAMUS

Pembelajaran Musik adalah bagian dari mata pelajaran seni dan budaya di SMP/M.Ts-SMA/MA/SMK se-Kabupaten Tanggamus selama ini ada yang berjalan walau belum baik namun juga ada yang belum berjalan sama sekali. Masalah utama adalah kurikulum yang belum mengakomodir adanya pelajaran seni budaya terutama sekolah agama, yang paling utama adalah belum tersedianya guru yang sesuai dengan ijazahnya yaitu sarjana pendidikan musik apalagi guru musik yang ahli dalam bidang musik etnik umunya sekolah belum belum ada. Oleh sebab itu maka diadakan pelatihan gamolan. Gamolan merupakan salah satu alat musik tradisi Lampung yang sangat praktis, mudah, murah serta dapat dimainkan oleh semua peserta didik. Pada acara pelatihan berjalan dengan baik dimana para guru sangat antusias dan dapat mengikuti acara pelatihan sampai selesai, bahkan saran dari guru untuk dilakukan pelatihan lanjutan. Metode ceramah untuk menjelaskan manfaat kemampuan bermain gamolan, bagian-bagian gamolan, dan cara bermain gamolan. Metode demonstrasi untuk memberikan contoh memainkan gamolan dengan tabuh layang kasiwan, dan memainkan gamolan untuk mengiringi Lagu Gamolan Sakti.   Music learning is a part of arts and culture subjects at SMP/M.Ts-SMA/MA/SMK throughout Tanggamus Regency. So far, some have been running, although not well, and others have not. The main problem is the curriculum that has not accommodated cultural arts lessons, especially in religious schools. The main thing is the unavailability of teachers following their diplomas, namely music education graduates, especially music teachers who are experts in the field of ethnic music. Therefore, the gamelan training was held. Gamolan is one of the traditional Lampung musical instruments that are very practical, easy, cheap, and can be played by all students. The training event went well, where the teachers were very enthusiastic and could follow the training event until it was finished, even suggestions from the teacher for further training. The lecture method explains the benefits of playing gamelan, parts of gamelan, and how to play gamelan. The demonstration method is to give an example of playing the gamelan with the tabuh laying kasiwan, and playing the gamelan to accompany the song Gamolan Sakti.

PELATIHAN SOCIAL MEDIA MARKETING BAGI UMKM PRODUK BUDAYA

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu para pelaku bisnis dalam menentukan strategi bersaing melalui optimalisasi pemasaran kepada segmen potensial. Bisnis merupakan sebuah kegiatan pemenuhan tujuan ekonomi yang didalamnya terdapat persaingan. Para pelaku bisnis dituntut untuk melahirkan sebuah strategi bersaing dalam mencapai tujuan organisasinya. Strategi bersaing akan didapatkan ketika para pelaku bisnis mengetahui pasar potensial yang menjadi objek pemasarannya. Ketika pebisnis dapat mengetahui secara detail segmen pasarnya, maka organisasi akan mudah dalam menerapkan pilihan-pilihan bauran pemasarannya hingga akhirnya memenuhi kebutuhan konsumen melalui penciptaan produk. Dalam pelatihan ini, para pelaku bisnis khususnya dibidang produk budaya akan diajarkan tentang bagaimana membuat sebuah cluster pasar yang nantinya akan digunakan untuk pengambilan keputusan pemilihan target pasar. Hasil dari kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan sebuah metode analisis berbasis statistic untuk menentukan konsumen potensial.   The purpose of this service activity is to assist business people in determining competitive strategies through marketing optimization to potential segments. Business is an activity to fulfill economic goals in which there is competition. Business people are required to give birth to a competitive strategy in achieving organizational goals. Competitive strategies will be obtained when business people know the potential market that is the object of their marketing. When businesses can find out in detail their market segments, it will be easy for organizations to implement their marketing mix choices to finally meet consumer needs through product creation. In this training, business people, especially in the field of cultural products, will be taught about how to create a market cluster which will later be used for decision making in selecting the target market. The results of this activity also aim to create a statistical-based analysis method to determine potential customers.

Indexer Sites