KEMISKINAN DALAM NOVEL KAWI MATIN DI NEGERI ANJING KARYA ARAFAT NUR

Diterbitkan: Apr 27, 2026

Abstrak:

Poverty is one of the descriptors of social life problems. The themes of poverty are present in various genres of discourse, both factually and literally. This study aims to describe the problem of poverty in the novel Kawi Matin di Negeri Anjing by Arafat Nur. The research method used was descriptive qualitative with a review in literature sociologically. The data collection technique applied is documentation. The data obtained were analyzed using content analysis techniques based on poverty theory. The results of the study shows that the novel Kawi Matin di Negeri Anjing contains a description of poverty in the form of a place to live, work or profession, food, and clothing or clothing of the characters. Meanwhile, based on Darwinian social theory, the context of behaviours and attitudes of the Kawi Matin family figure does not show any negative behavior, but instead works hard and does not show chaotic family life due to gambling or drinking as one of the descriptors.

Isu kemiskinan dalam wacana sastra merupakan bentuk refleksi dari fakta sosial di dalam kehidupan pengarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan kemiskinan di dalam novel Kawi Matin di Negeri Anjing karya Arafat Nur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan tinjauan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang diaplikasikan adalah dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis isi berdasarkan teori kemiskinan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Kawi Matin di Negeri Anjing memuat gambaran kemiskinan berupa tempat tinggal, pekerjaan atau profesi, makanan, dan pakaian atau busana para tokoh. Berdasarkan teori sosial Darwinian, maka konteks perilaku dan sikap tokoh keluarga Kawi Matin tidak menunjukkan adanya perilaku negatif. Mereka dideskripsikan memiliki sikap kerja keras.

Penulis:
1 . Muharsyam Dwi Anantama
2 . Ali Mustofa
3 . Siska Meirita
Cara Mengutip
Anantama, M. D., Mustofa, A., & Meirita, S. (2026). KEMISKINAN DALAM NOVEL KAWI MATIN DI NEGERI ANJING KARYA ARAFAT NUR. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 467–480. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1919

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
Referensi

    Abdul Rozak, Sobihah Rasyad, dan A. (2019). Fakta Kemanusiaan dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2 Karya Habiburrahman El Shirazy. Dieksis, 6(1), 9–29.

    Aminuddin. (2014). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Sinar Baru Algensindo.

    Anantama, M. D., Meirita, S., & Kartika, A. (2023). Tokoh Fiksi Raden Saleh dalam Relasi Barat-Timur dan Pemanfaatan sebagai Bahan Ajar. Edukasi Lingua Sastra, 21(2), 98–114. https://doi.org/10.47637/elsa.v21i2.888.

    Anantama, M. D., & Setiawan, A. (2025). Bias Gender dalam Novel Aib dan Nasib Karya Minanto. Mabasan, 19(1), 161–178. https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.1036

    Ariani, M. F. (2018). Kritik Sosial dalam Naskah Drama Kampong Kardus Karya Gepeng Nugroho. Pena Indonesia, 4(2), 115135.

    Aziez & Abdul Hasim. (2010). Menganalisis Fiksi Sebuah Pengantar. Ghalia Indonesia.

    Azwar, D. (2020). Citra Perempuan dalam Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer (Kajian Feminisme). Deiksis, 12(1), 1–11.

    Baidhawy. (2015). Kemiskinan dan kritis atas Globalisme Neo-Liberal. LP2M Press.

    Candra Rahma Wijaya Putra. (2018). Cerminan Zaman dalam Puisi (Tanpa Judul) Karya Wiji Thukul: Kajian Sosiologi Sastra. Kembara, 4(1), 12–20.

    Chafit Ulya. (2020). Identifikasi Ahok dan Pesan Satire dalam Cerpen “Koruptor Kita Tercinta” Karya Agus Noor. Kandai, 16(1), 1–12.

    Damono. (2002). Pedoman Penelitian Sosiologi Sastra. Pusat Bahasa.

    Emzir & Syaiful. (2016). Teori dan Pengajaran Sastra. Raja Grafindo.

    Eva Najma, G. R. (2014). Kemiskinan Indonesia dan Amerika pada Depresi Ekonomi dalam Novel STA Anak Perawan di Sarang Penyamun dan Crane Maggie: A Girl of The Streets: Suatu Studi Banding. Salingka, 11(1), 118–130.

    Faruk. (2015). Metode Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar.

    Hermawati, I., & dkk. (2015). Pengkajian Konsep dan Indikator Kemiskinan (1st ed.). B2P3KS Press.

    Hilmi & Achmad. (2019). Potret Kemiskinan dalam Kumpulan Cerita Pendek Tawa Gadis Padang Sampah Karya Ahmad Tohari. Medan Makna, XVII(1), 15–26.

    Jabrohim. (2015). Teori Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar.

    Jacobus, E. H., Kindangen, P., & Walewangko, E. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan Rumah Tangga di Sulawesi Utara. Jurnal Pembangunan Ekonomi Dan Keuangan Daerah, 19(3), 86–103. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jpekd/article/view/19789.

    Kaleb, A. S. &. (2020). Persoalan-Persoalan Sosial dalam Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari. Medan Makna, 18(1), 107–118.

    Khomsan, A., Dharmawan, A. H., Saharuddin, Alfiasari, Syarief, H., & Sukandar, D. (2015). Indikator Kemiskinan dan Misklasifikasi Orang Miskin. Buku Obor.

    Longo, M. (2015). Fiction and Sosial Reality: Literature and Narrative as Sosiological Resources. Ashgate.

    Milles, Matthew B. & Hubberan, M. A. (2014). Qualitative Data Analysis A Method Sourcebook Third Edition. Sage Publication.

    Mohan, B. (2011). Development, Poverty of Culture, and Social Policy. Palgrave Macmillan.

    Muallim, M. (2017). Isu-Isu Krisis dalam Novel-Novel Dystopian Science Fiction Amerika. Poetika, V(1), 36–50.

    Mufadila Fihiani. (2020). Hegemoni Tokoh Nyai Suku dalam Naskah Drama Generasi Terakhir Karya Gepeng Nugroho. Pena Indonesia, 6(1), 72–86.

    Noor, R. (2010). Pengantar Pengkajian Sastra. Fasindo.

    Nur, A. (2020). Kawi Matin di Negeri Anjing. BASABASI.

    Nurlina. (2011). Gambaran Kemiskinan dalam Puisi K.H.A Mustofa Bisri. Sawerigading, 17(1), 147–156.

    Pradopo, R. D. (2001). Metodologi Penelitian Sastra. Hanindita Graha Widia.

    Rahmat. (2019). Aspek-Aspek Sosial Novel Rantau 1 Muara Karya Ahmad Fuadi. Widyaparwa, 47(1), 80–91.

    Ramdhani, M. (2019). Representasi Kemiskinan Suku Sasak dalam Kumpulan Cerpen Bugiali Karya Arianto Adipurwanto. Semantiks (SEminar Nasional Linguistik Dan Sastra), 617–624.

    Ratna, N. K. (2013). Paradigma Sosiologi Sastra. Pustaka Pelajar.

    Riyan Hidayat. (2017). Aspek Sosiologi Sastra dalam Novel Menggapai Matahari Karya Dermawan Wibisono. Retorika, 10(2), 92–99.

    Suci, dkk. (2018). Gambaran Kemiskinan dalam Novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan. Metahumaniora, 8(2), 271–280.

    Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

    Sulistyana, P. (2013). Representasi Kemiskinan dalam Novel Jatisaba Karya Ramayda Akmal (Kajian Sosiologi Sastra). Bahtera Sastra: Antonologi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(3).

    Warsiman. (2016). Membumikan Pembelajaran Sastra yang Humanis. UB Press.

    Yulianto, A. (2019). Unsur Kriminalitas dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata. Undas, 15(2), 91–106.

  1. Abdul Rozak, Sobihah Rasyad, dan A. (2019). Fakta Kemanusiaan dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2 Karya Habiburrahman El Shirazy. Dieksis, 6(1), 9–29.
  2. Aminuddin. (2014). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Sinar Baru Algensindo.
  3. Anantama, M. D., Meirita, S., & Kartika, A. (2023). Tokoh Fiksi Raden Saleh dalam Relasi Barat-Timur dan Pemanfaatan sebagai Bahan Ajar. Edukasi Lingua Sastra, 21(2), 98–114. https://doi.org/10.47637/elsa.v21i2.888.
  4. Anantama, M. D., & Setiawan, A. (2025). Bias Gender dalam Novel Aib dan Nasib Karya Minanto. Mabasan, 19(1), 161–178. https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.1036
  5. Ariani, M. F. (2018). Kritik Sosial dalam Naskah Drama Kampong Kardus Karya Gepeng Nugroho. Pena Indonesia, 4(2), 115135.
  6. Aziez & Abdul Hasim. (2010). Menganalisis Fiksi Sebuah Pengantar. Ghalia Indonesia.
  7. Azwar, D. (2020). Citra Perempuan dalam Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer (Kajian Feminisme). Deiksis, 12(1), 1–11.
  8. Baidhawy. (2015). Kemiskinan dan kritis atas Globalisme Neo-Liberal. LP2M Press.
  9. Candra Rahma Wijaya Putra. (2018). Cerminan Zaman dalam Puisi (Tanpa Judul) Karya Wiji Thukul: Kajian Sosiologi Sastra. Kembara, 4(1), 12–20.
  10. Chafit Ulya. (2020). Identifikasi Ahok dan Pesan Satire dalam Cerpen “Koruptor Kita Tercinta” Karya Agus Noor. Kandai, 16(1), 1–12.
  11. Damono. (2002). Pedoman Penelitian Sosiologi Sastra. Pusat Bahasa.
  12. Emzir & Syaiful. (2016). Teori dan Pengajaran Sastra. Raja Grafindo.
  13. Eva Najma, G. R. (2014). Kemiskinan Indonesia dan Amerika pada Depresi Ekonomi dalam Novel STA Anak Perawan di Sarang Penyamun dan Crane Maggie: A Girl of The Streets: Suatu Studi Banding. Salingka, 11(1), 118–130.
  14. Faruk. (2015). Metode Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar.
  15. Hermawati, I., & dkk. (2015). Pengkajian Konsep dan Indikator Kemiskinan (1st ed.). B2P3KS Press.
  16. Hilmi & Achmad. (2019). Potret Kemiskinan dalam Kumpulan Cerita Pendek Tawa Gadis Padang Sampah Karya Ahmad Tohari. Medan Makna, XVII(1), 15–26.
  17. Jabrohim. (2015). Teori Penelitian Sastra. Pustaka Pelajar.
  18. Jacobus, E. H., Kindangen, P., & Walewangko, E. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan Rumah Tangga di Sulawesi Utara. Jurnal Pembangunan Ekonomi Dan Keuangan Daerah, 19(3), 86–103. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jpekd/article/view/19789.
  19. Kaleb, A. S. &. (2020). Persoalan-Persoalan Sosial dalam Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari. Medan Makna, 18(1), 107–118.
  20. Khomsan, A., Dharmawan, A. H., Saharuddin, Alfiasari, Syarief, H., & Sukandar, D. (2015). Indikator Kemiskinan dan Misklasifikasi Orang Miskin. Buku Obor.
  21. Longo, M. (2015). Fiction and Sosial Reality: Literature and Narrative as Sosiological Resources. Ashgate.
  22. Milles, Matthew B. & Hubberan, M. A. (2014). Qualitative Data Analysis A Method Sourcebook Third Edition. Sage Publication.
  23. Mohan, B. (2011). Development, Poverty of Culture, and Social Policy. Palgrave Macmillan.
  24. Muallim, M. (2017). Isu-Isu Krisis dalam Novel-Novel Dystopian Science Fiction Amerika. Poetika, V(1), 36–50.
  25. Mufadila Fihiani. (2020). Hegemoni Tokoh Nyai Suku dalam Naskah Drama Generasi Terakhir Karya Gepeng Nugroho. Pena Indonesia, 6(1), 72–86.
  26. Noor, R. (2010). Pengantar Pengkajian Sastra. Fasindo.
  27. Nur, A. (2020). Kawi Matin di Negeri Anjing. BASABASI.
  28. Nurlina. (2011). Gambaran Kemiskinan dalam Puisi K.H.A Mustofa Bisri. Sawerigading, 17(1), 147–156.
  29. Pradopo, R. D. (2001). Metodologi Penelitian Sastra. Hanindita Graha Widia.
  30. Rahmat. (2019). Aspek-Aspek Sosial Novel Rantau 1 Muara Karya Ahmad Fuadi. Widyaparwa, 47(1), 80–91.
  31. Ramdhani, M. (2019). Representasi Kemiskinan Suku Sasak dalam Kumpulan Cerpen Bugiali Karya Arianto Adipurwanto. Semantiks (SEminar Nasional Linguistik Dan Sastra), 617–624.
  32. Ratna, N. K. (2013). Paradigma Sosiologi Sastra. Pustaka Pelajar.
  33. Riyan Hidayat. (2017). Aspek Sosiologi Sastra dalam Novel Menggapai Matahari Karya Dermawan Wibisono. Retorika, 10(2), 92–99.
  34. Suci, dkk. (2018). Gambaran Kemiskinan dalam Novel Dawuk: Kisah Kelabu dari Rumbuk Randu Karya Mahfud Ikhwan. Metahumaniora, 8(2), 271–280.
  35. Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
  36. Sulistyana, P. (2013). Representasi Kemiskinan dalam Novel Jatisaba Karya Ramayda Akmal (Kajian Sosiologi Sastra). Bahtera Sastra: Antonologi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(3).
  37. Warsiman. (2016). Membumikan Pembelajaran Sastra yang Humanis. UB Press.
  38. Yulianto, A. (2019). Unsur Kriminalitas dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata. Undas, 15(2), 91–106.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama