MENULIS PUISI BERTEMA EKOLOGIS SEBAGAI MEDIA MENANAMKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN

Published: Apr 24, 2026

Abstract:

Environmental degradation is one of the most pressing issues facing humanity in the 21st century. Climate change, deforestation, pollution, and biodiversity loss have become serious threats to humanity. One way to promote environmental awareness is through poetry. Poetry is a particularly effective medium due to its short yet meaningful form. Poetry can convey environmental values ​​that can influence readers to act in accordance with the meanings conveyed. Considering this issue, the community service program will focus on poetry writing skills for students at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) at Lampung University. This poetry writing training will focus on ecologically-minded themes, taking into account increasingly pressing environmental issues. The training will be held in the FKIP auditorium at the University of Lampung. After the training, students are expected to have developed the skills and abilities to write poetry. The overall outcome of this training is an increase in understanding, skills, and attitudes toward poetry writing. This will be evident in the differences in the initial and final evaluation results obtained by the training participants.

Kerusakan alam merupakan salah satu isu paling mendesak yang dihadapi manusia pada abad ke-21 ini. Perubahan iklim, deforestasi, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati telah menjadi ancaman serius bagi manusia. Salah satu cara untuk mengkampanyekan kepedulian terhadap lingkungan alam melalui puisi. Puisi menjadi media yang cukup efektif karena memiliki bentuk yang pendek tetapi sarat makna. Puisi dapat mengakomodasi nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan yang bisa mempengaruhi pembaca untuk bertindak sesuai dengan makna yang terkandung di dalamnya. Memperhatikan masalah ini, pengabdian yang akan dilakukan difokuskan pada keterampilan menulis puisi pada mahasiswa di FKIP Unila. Pelatihan menulis puisi ini akan difokuskan pada tema-tema berwawasan ekologis dengan pertimbangan isu-isu lingkungan yang semakin mendesak. Kegiatan pelatihan akan dilakukan di aula FKIP Universitas Lampung. Setelah pelatihan ini, para mahasiswa diharapkan memiliki keterampilan dan kemampuan dalam menulis puisi. Hasil yang dicapai dari pelatihan ini secara umum adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, dan sikap terhadap materi menulis puisi. Hal ini akan dapat dilihat dari perbedaan hasil evaluasi awal dan akhir yang diperoleh peserta pelatihan.

Keywords:
1. ecology
2. environment
3. poetry
Authors:
1 . Muharsyam Dwi Anantama
2 . Muhammad Fuad
3 . Edi Suyanto
4 . Heru Prasetyo
5 . Wildan Aji Saputra
How to Cite
Anantama, M. D., Fuad, M., Suyanto, E., Prasetyo, H., & Saputra, W. A. (2026). MENULIS PUISI BERTEMA EKOLOGIS SEBAGAI MEDIA MENANAMKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN. Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 25–33. https://doi.org/10.23960/ela.v5i1.1463
References

    Aminuddin. (2011). Semantik Pengantar Studi Tentang Makna. Sinar Baru Algesindo.

    Anantama, M. D., & Mustofa, A. (2025). Cara Pandang Manusia Terhadap Alam Dalam Lirik Lagu Lampung: Tinjauan Ekokritik. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 397–407. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/J-Simbol.

    Anantama, M. D., & Setiawan, A. (2025). Bias Gender dalam Novel Aib dan Nasib Karya Minanto. Mabasan, 19(1), 161–178. https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.1036.

    Anantama, M. D., Suyanto, E., & Prayogi, R. (2024). Kearifan Lingkungan dalam Puisi Anak Dongeng Pohon Pisang Karya Achmad Sultoni. Edukasi Lingua Sastra, 22(2), 166–177.

    Barus, I. (2018). Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Bantuan Media Film Pendek. Journal of Education Action Research, 2(2), 142–148. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JEAR/index.

    Bellon, M. R., Gotor, E., & Caracciolo, F. (2015). Conserving landraces and improving livelihoods: how to assess the success of on-farm conservation projects? International Journal of Agricultural Sustainability, 13(2), 167–182. https://doi.org/10.1080/14735903.2014.986363.

    Endraswara, S. (2016). Ekokritik Sastra: Konsep, Teori, dan Terapan. Morfalingua.

    Fuad, M., & Suyanto, E. (2021). Pengembangan modul pembelajaran menulis teks berita berbasis metode karyawisata. AKSARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 22(1), 54–77. https://doi.org/10.23960/aksara/v22i1.pp54-77.

    Garrard, G. (2004). Ecocriticism. In Year’s Work in Critical and Cultural Theory. Routledge. https://doi.org/10.1093/ywcct/mbaa018.

    Ismi, K. M., & Susilawati, S. (2023). Dampak Pencemaran Lingkungan Terhadap Kesehatan Masyarakat Pesisir. Zahra: Journal of Health and Medical Research, 3(Oktober), 315–322. https://adisampublisher.org/index.php/aisha/article/view/381.

    Pertiwi, M., Isdianto, Wijayanto, A. V. D., & Prasetyo, E. N. (2021). Peningkatan Literasi Bagi Siswa SMA Melalui Pelatihan Penyusunan Literature Riview. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(6), 5–12. https://doi.org/10.31764/jmm.v5i6.5837.

    Pradopo, R. D. (2010). Pengkajian Puisi. Gadjah Mada University Press.

    Rajja., Arifin, M. Bahri., M. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Cerpen Dengan Metode Cerpen-gram Untuk Siswa Kelas IX Development of Short Story Writing Teaching Materials Using Cerpen-gram Method for Ninth Grade Students in Muara Wahau District Rajja Mata pelajaran Bahasa Indonesi. Diglosia, 3(1), 24–32. http://diglosiaunmul.com/index.php/diglosia/article/view/26%0APENGEMBANGAN.

    Tarigan, H. G. (2011). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Angkasa.

    Winarni. (2014). Kajian Sastra Anak. Graha Ilmu.

  1. Aminuddin. (2011). Semantik Pengantar Studi Tentang Makna. Sinar Baru Algesindo.
  2. Anantama, M. D., & Mustofa, A. (2025). Cara Pandang Manusia Terhadap Alam Dalam Lirik Lagu Lampung: Tinjauan Ekokritik. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 397–407. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/J-Simbol.
  3. Anantama, M. D., & Setiawan, A. (2025). Bias Gender dalam Novel Aib dan Nasib Karya Minanto. Mabasan, 19(1), 161–178. https://doi.org/10.62107/mab.v19i1.1036.
  4. Anantama, M. D., Suyanto, E., & Prayogi, R. (2024). Kearifan Lingkungan dalam Puisi Anak Dongeng Pohon Pisang Karya Achmad Sultoni. Edukasi Lingua Sastra, 22(2), 166–177.
  5. Barus, I. (2018). Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Bantuan Media Film Pendek. Journal of Education Action Research, 2(2), 142–148. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JEAR/index.
  6. Bellon, M. R., Gotor, E., & Caracciolo, F. (2015). Conserving landraces and improving livelihoods: how to assess the success of on-farm conservation projects? International Journal of Agricultural Sustainability, 13(2), 167–182. https://doi.org/10.1080/14735903.2014.986363.
  7. Endraswara, S. (2016). Ekokritik Sastra: Konsep, Teori, dan Terapan. Morfalingua.
  8. Fuad, M., & Suyanto, E. (2021). Pengembangan modul pembelajaran menulis teks berita berbasis metode karyawisata. AKSARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 22(1), 54–77. https://doi.org/10.23960/aksara/v22i1.pp54-77.
  9. Garrard, G. (2004). Ecocriticism. In Year’s Work in Critical and Cultural Theory. Routledge. https://doi.org/10.1093/ywcct/mbaa018.
  10. Ismi, K. M., & Susilawati, S. (2023). Dampak Pencemaran Lingkungan Terhadap Kesehatan Masyarakat Pesisir. Zahra: Journal of Health and Medical Research, 3(Oktober), 315–322. https://adisampublisher.org/index.php/aisha/article/view/381.
  11. Pertiwi, M., Isdianto, Wijayanto, A. V. D., & Prasetyo, E. N. (2021). Peningkatan Literasi Bagi Siswa SMA Melalui Pelatihan Penyusunan Literature Riview. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(6), 5–12. https://doi.org/10.31764/jmm.v5i6.5837.
  12. Pradopo, R. D. (2010). Pengkajian Puisi. Gadjah Mada University Press.
  13. Rajja., Arifin, M. Bahri., M. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Menulis Teks Cerpen Dengan Metode Cerpen-gram Untuk Siswa Kelas IX Development of Short Story Writing Teaching Materials Using Cerpen-gram Method for Ninth Grade Students in Muara Wahau District Rajja Mata pelajaran Bahasa Indonesi. Diglosia, 3(1), 24–32. http://diglosiaunmul.com/index.php/diglosia/article/view/26%0APENGEMBANGAN.
  14. Tarigan, H. G. (2011). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Angkasa.
  15. Winarni. (2014). Kajian Sastra Anak. Graha Ilmu.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>